Start

Tanggal 12 bulan 12 2009 jam 00.12 WBBI Gara -gara nonton film “Kambing Jantan” aku jadi punya semangat buat ngisi blog. Padahal dah lama kenal sama blog. Yang selama ini hanya jadi sesuatu yang tidak terfikirkan tujuannya. Dulu banget waktu SMP pernah denger kata blog. Tapi ga’ tau apa itu blog. Kata orang yang di TV, tempatnya para blogger untuk mengapresiasikan dirinya mlalui internet. Aku berfikir pasti tidak mungkin kalau suatu hari nanti dapat ku miliki seperti sekarang dengan sangat mudah. Kelas 1 SMA aku berniat membeli handphone baru. Awalnya sih hanya pesen ma kakak untuk handphone merek Samsung yang jadul banget, sudah tidak ada harga barunya. Karena sering memperlihatkan tipe hape keluaran baru yang harganya 1 jutaan malah jadi kakak yang usahaan tuk beli hp itu. Uangku 600 ribu, 350 ribu dari kakak dan 450 dari mama. Hp baru yang ku ketahui ada koneksi internetnya, langsung deh di oprek ampe pening buat muculin huruf G. sepertinya terlalu panjang untuk diceritakan. Dan membuahkan hasil setelah 3 bulan meng-oprek hp. Teringat dengan blog, aku coba mencarinya lewat situs lambing kemerdekaan, yaitu GOOGLE. Ku sebut situs kemerdekaan karena setiap buka internet kalau sudah muncul halaman Google berarti internet siap di jelajah. Sampai akhirnya ketemu dengan alamat www.blogger.com. Daftar dan dapat halaman pribadi. Dan ku beri nama gobanq.blogspot.com. dan dengan cerita yang sangat panjang, aku diikutkan jadi peserta Porseni mewakili sekolah di cabang Desain WebBlog di kota Kediri Jawa Timur. Namun pada even dua tahunan ini aku dapat hasil kurang. Fasilitas memang sudah ada tapi sayang ide tidak datang-datang. Moga2 ini jadi start buatku. postingnya aja telat (-_-)

an - da - i

Andaikan tidak ada pekerjaan lain selain mempelajari buku pelajaran.

do you belive?



Hidupku rumit. Jala menyampir di ragaku
Ku lepas helai demi helai
Ujungnya entah dimana
Di atas, bawah, kanan kiri
Malah menjirat tanganku
Kupikir tak ada tali yang tak lepas
Ini hanya helaian kapas simpul
yang ujungnya pasti ada walau aku tak tau
Mungkin aku perlu bantuan orang lain
Tapi di mana manusia sekitarku
Mereka malah pergi
ke negeri antah barantah
Hidup menuntutku tuk mandiri
Melepas rangkaian ini sendiri
Ku coba sekali lg
dengan segenap waktuku
Belum bisa
Aku hampir putus asa
Sebatas hampir

Mengapa aq bilang tak bsa
Brung empat pnjuru mengajriku mrajut sangkar yang rumit
Ku coba lagi
yang ketiga kalinya
harus bisa
Semangatku menggebu-gebu
Meluluhkan helaian jala
Tapi hanya sebagian
Sampai dadaku
Habis tenagaku
Rasanya aku ingin memotongnya saja
Dengan pisau tajam
berujung senapan
Ku bunuh helaian-helaian itu
Yang telah menghalangiku tuk hidup bebas
Hingga putus tak bersisa
Dan lepaslah semua
terbebas aku
Tapi, cara apa itu
Tak wibawa
Tak patut
Jauh dari norma, nilai, aqidah bahkan syari'at agama

Sabar masih tersisa
Semangat masih membara
Ilmu
Ku pakai itu
Pengalaman ilmu smangat sbar iman tekun teliti .kunci inti tuk melepas rantai yang menjirat kehidupanku
Sulit memang
Tapi kesulitan itu yang melepas jerat
Hanya butuh waktu dan kunci inti
Dan semua terlepas begitu saja tanpa ku duga